Etika Menerima Tip Bagi Sopir Jasa Sewa Mobil

Etika Menerima Tip Bagi Sopir Jasa Sewa Mobil

Pemberian tip pada sopir rental mobil adalah salah satu hal yang kerap ditemui dalam praktek jasa sewa mobil, khususnya di kota-kota besar seperti Jogja. Para sopir jasa sewa mobil di Jogja biasanya mendapatkan tip dari para pelanggan yang lama atau baru yang puas dengan pelayanannya selama mengemudi mobil. Namun demikian pemberian tip bukanlah sesuatu yang harus diberikan oleh para penumpang pada sopir yang ia sewa.

Tip sendiri dapat dimaknai juga sebagai uang terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan oleh sopir pada para pengguna jasa sewa mobil. Hal ini termasuk dalam bagian yang tak dapat dipisahkan dari sebuah bisnis jasa yang menjadikan pelayanan sebagai salah satu bagian penting bisnis tersebut. Kami telah merangkum beberapa poin terkait beberapa etika dalam menerima tip dari para pengguna jasa sewa mobil.

Berterima kasih saat diberi

Terima kasih merupakan dua kata yang seakan terasa sangat mudah untuk diucapkan. Ternyata kata-kata ini mampu memberikan dampak yang luar biasa kepada seseorang yang berjasa pada kita. Berterima kasih setelah diberikan sebuah tip dari seorang penumpang merupakan satu hal yang wajib dilakukan oleh sopir jasa sewa mobil. Dengan demikian si pemberi akan merasa dihargai dan mempu membangun sebuah hubungan persahabatan yang baik. Baca juga : Tips menghadapi tamu yang emosi

Bersyukur dan tidak mengeluh saat diberi sedikit

Segala sesuatu pemberian baik itu dari Sang Pencipta atau dari orang lain merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Oleh karena itu, ketika seorang sopir diberikan tip dari penumpangnya hendaknya ia bersyukur. Hal ini bisa membuat si pemberi merasa senang dan merasa dihargai. Sehingga, tak menutup kemungkinan bahwa si penumpang itu akan kembali melakukan order atau memesan jasa sewa mobil.

Etika Menerima Tip Bagi Sopir Jasa Sewa Mobil

Ilustrasi uang tip, sumber unsplash

Tidak meminta apalagi memaksa

Perlu dipahami bahwa tip bukan sesuatu hal yang wajib atau harus diberikan oleh para penumpang pada sopir jasa sewa mobil. Karena tip tidak pernah masuk dalam dokumen kesepakatan persewaan jasa mobil, selain itu para sopir juga sudah mendapat gaji masing-masing. Persoalan ini pasti sudah menjadi pemahaman bersama, sehingga jika penggunajasa sewa mobil tidak memberikan tip pada sopir maka jangan meminta apalagi memaksa. Karena meminta atau memaksakan tip dari seorang pengguna jasa sewa mobil adalah sesuatu yang tidak etis atau tak beretika.

Tidak kecewa saat tidak diberi

Selain tidak meminta dan memaksa untuk diberikan tip, seorang sopir tidak boleh merasa kecewa saat tidak diberi tip oleh penumpang. Karena sekali lagi, bahwa tip dalam jasa sewa mobil bukanlah sesuatu yang wajib, walaupun keberadaannya tak dapat dipisahkan dengan bisnis jasa yang satu ini.

Tetap ramah dan memberikan pelayanan terbaik walau tidak diberi

Seorang sopir harus tetap ramah kepada para penumpang, walaupun tidak diberikan uang tip,. Selain itu, ia juga tetap berkewajiban untuk memberikan pelayanan terbaiknya selama perjalanan. Jangan sampai hanya gara-gara tidak diberikan tip, maka seorang sopir marah dan berlaku kasar pada para penumpang. Tindakan semacam ini sangat tidak patut dan dapat membuat para penumpang kabur dan enggan untuk kembali datang untuk memanfaatkan jasa sewa mobil lagi.

Demikian beberapa etika menerima tip bagi sopir jasa sewa mobil yang telah kami rangkum. Hal ini kami anggap sebagai sesuatu yang amat penting, karena seoarang sopir merupakan salah satu garda terdepan yang langsung berhadapan dengan pelanggan di bisnis penyedia jasa sewa mobil. Mereka termasuk yang berhadapan dan memberi pelayanan langsung pada para konsumen. Terimkasih sudah berkenan membaca artikel ini, jika dirasa bermanfaat silahkan share ke sosial media yang tersedia.

Leave a Reply

Required fields are marked*