Mengunjungi Ekowisata Taman Sungai Mudal Yang Unik dan Menarik

Jogjakarta memiliki banyak obyek wisata. Obyek-obyek wisatanya tersebar di seluruh kabupaten dan kota Jogjakarta. Obyek-obyek wisata ini digemari dan cocok untuk dikunjungi oleh berbagai kalangan. Tidak heran jika setiap weekend dan hari libur, Jogjakarta selalu padat oleh para pengunjung dari berbagai daerah. Salah satu jenis wisata yang ditawarkan dan menjadi favorit keluarga adalah wisata edukasi.

Terdepat berbagai tempat wisata edukasi di Jogjakarta. Ada museum, candi, desa budaya, monumen bersejarah dan tempat-tempat lainnya. Salah satu yang unik dan terbaru adalah Taman Sungai Mudal. Taman Sungai Mudal adalah obyek wisata alam yang dipandang memiliki nilai edukasi. Bagaimana mungkin obyek wisata alam yang notabene sering dianggap tempat bersantai bisa bernilai edukasi? Berikut ini akan diulas mengenai obyek wisata Taman Sungai Mudal selengkapnya.

Lokasi Taman Sungai Mudal

Taman Sungai Mudal berlokasi di Pedukuhan Banyunganti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo. Taman Sungai Mudal ini bisa diakses melalui Jogjakarta bagian barat. Untuk menuju ke sana Anda akan melewati Obyek wisata lainnya seperti Goa Kiskenda dan hutan pinus. Dengan keberadaan obyek-obyek wisata lainnya ini tersedia berbagai penunjuk jalan jika sudah mendekati lokasi Taman Sungai Mudal. Jika masih kebingungan Anda bisa memanfaatkan jasa sewa mobil wisata Jogjakarta.

Ekowisata Sungai Mudal yang Sarat Dengan Edukasi Lingkungan

Mudal merupakan mata air yang berada di kedalaman Goa yang berlokasi di Kecamatan Girimulyo. Keberadaan mata air yang terus mengalir sepanjang tahun ini mampu memenuhi kebutuhan warga setempat dan sekitarnya. Air yang mengalir dan bersatu dengan air terjun Kembang Soka dan Kedung Pedut ini dimanfaatkan oleh warga untuk konsumsi sehari-hari sebab kulaitasnya yang jernih. Selain itu aliran air dari mata air yang menuju air terjun membentuk sungai yang akhirnya menginspirasi penduduk setempat untuk memanfaatkannya menjadi obyek wisata.

Taman Sungai Mudal, sumber ig bnn.khl

Taman Sungai Mudal, sumber ig @bnn.khl

Bermula dari kegiatan bersih-bersih bantaran sungai sekitar 2011 lalu, warga setempat menyadari potensi wisata yang terdapat di area mata air mudal ini. Akhirnya dengan dibantu oleh berbagai pihak dibangun fasilitas-fasilitas disepanjang aliran sungai mudal dan akhirnya tempat ini menjadi semakin menarik untuk dikunjungi. Inspirasi menjadikan alam yang masih tidak tertata yang akhirnya menjadi obyek wisata yang fenomenal ini kemudian dapat menjadi pelajaran bagi siapapun bahwa alam raya kita menyimpan banyak potensi selama kita bisa bersikap arif dan bijak untuk memanfaatkannya. Obyek wisata ini kemudian dikenal sebagai Taman Sungai Mudal atau Ekowisata Sungai Mudal.

Fasilitas dan Retribusi Obyek Wisata

Taman Sungai Mudal memang dibangun dengan fasilitas yang menyesuaikan dengan kemajuan saat ini. Terdapat beberapa fasilitas yang dapat memanjakan pengunjung antara lain seperti wi-fi, spot-spot foto, flying fox, river tubing dan area berkemah. Keberadaan fasilitas-fasilitas ini mengundang wisatawan dari berbagai kalangan dan bahkan luar daerah. Selain itu tentu saja terdapat fasilitas seperti gazebo, kamar mandi, mushola dan tempat parkir. Untuk menikmatinya pengunjung perlu membayar retribusi yaitu Rp. 4.000 untuk harga tiket masuk, Rp 2.000 – Rp. 5.000 untuk parkir dan Rp. 5.000 – Rp. 15.000 untuk menikmati wahana dan perlengkapannya.

Disarankan untuk mengunjungi dihari-hari biasa jika memiliki waktu luang. Meski begitu weekend dan hari libur juga merupakan saat yang tepat untuk berkunjung. Selain itu tidak ada salahnya untuk ikut serta menjaga lingkungan wisata dan sekitarnya demi kebaikan bersama. Demikian semoga ulasan ini bermanfaat dan selamat berwisata!

Leave a Reply

Required fields are marked*