Berwisata? Ini Dia 5 Tempat Wisata Ziarah di Jogja!

Bila Anda sudah cukup suntuk dengan tempat wisata alam seperti pantai, gunung, bukit laut atau sudah bosan dengan tempat wisata seperti taman rekreasi dan sejenisnya maka Anda bisa mencoba wisata satu ini. Apalagi kalau bukan wisata ziarah mengunjungi makam-makam para leluhur. Bagi Anda yang ingin tahu tempat wisata ziarah di Jogja yang rekomended, simak artikel ini sampai selesai.

Mengenal Yogyakarta

Yogyakarta, provinsi yang terkenal dengan sebutan kota pelajar ini ternyata juga menyimpan seribu keindahan nan memesona. Ada berbagai destinasi tempat wisata yang dapat Anda kunjungi di Jogja tercinta. Malioboro dengan hiruk pikuknya, keraton dengan kekentalan adat budayanya, benteng yang kokoh tak terkira, serta wisata alam yang membuat mata terpana.

Masyarakat dan penduduk pribuminya yang ramah sopan dan senang menolong menjadikan sempurna kota Jogja. Namun ternyata tidak hanya itu, kota Jogja ternyata masih menyimpan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, wisata ziarah ke makam-makam kuno. Setidaknya ada lima spot tempat wisata ziarah yang nantinya dapat Anda temui di Yogyakarta.

Ziarah kubur menjadi pilihan tepat untuk mengisi liburan Anda. SUmber: https://hariliburnasional.com
775Ziarah kubur menjadi pilihan tepat untuk mengisi liburan Anda. Sumber: https://hariliburnasional.com

5 Tempat Wisata Ziarah di Jogja

Berikut tempat-tempat wisata ziarah yang dapat Anda kunjungi di Yogyakarta. Selamat menyimak!

1. Makam Raja Mataram

Tempat ziarah pertama ialah makam raja mataram. Tempat ini sangat sarat akan sejarah, budaya serta nuansa rohani keislaman corak kuno. Maka akan sangat cocok bagi Anda yang hendak sekalian merasakan nuansa keimanan zaman kerajaan. Makam raja mataram terletak cukup strategis, yaitu 500 meter dari Pasar Legi Yogyakarta.

Perlu Anda ketahui tempat sacral satu ini merupakan makam para pendahulu Kerajaan Mataram Islam, diantaranya Panembahan Senopati (yang biasa disebut Danang Sutawijaya) serta Panembahan Hanyakrawati (Raja kedua, dipanggil dengan Mas Jolang). Bila Anda tahu harga keranda mayatnya, maka Anda akan tahu bila mereka bukan lah orang biasa.

Mengenai waktu operasional yang dapat Anda kunjungi, setidaknya ada empat hari dalam satu minggu, yaitu hari Senin, Kamis, Jum’at dan Ahad dari pukul 13.00-16.00 WIB. Hal ini disesuaikan dengan dibukanya kompleks pemakaman. Untuk tiket masuk, Anda tak perlu khawatir karena tidak ada patokan khusus berapa rupiah yang musti dikeluarkan wisatawan.

Adapun hal yang perlu Anda perhatikan saat hendak memasuki kawasan pemakaman yaitu para pengunjung wajib menggunakan pakaian adat Jawa. Maka jangan heran bila selama Anda memasuki kawasan makam raja, tidak ada satu pun yang mengenakan pakaian selain itu. Anda tidak perlu khawatir, karena saat masuk nanti ada tempat penyesaan pakaian adat Jawa yang bisa Anda gunakan.

2. Makam Syekh Maulana Maghribi

Berikutnya ialah makam Syekh Maulana Maghribi. Perlu Anda ketahui, Syekh Maulana Maghribi ialah salah satu anggota awal Wali Songo yang terkenal sebagai tombak penyebaran ajaran agama islam di tanah Jawa. Memiliki julukan Sunan Gresik, Syekh Maulana Maghribi sangat terkenal sampai-sampai makamnya sealu ramai oleh peziarah.

Makam Sunan Gresik yang Khas. Sumber: https://www.laduni.id
750Makam Sunan Gresik yang Unik dan Khas. Sumber: https://www.laduni.id

Bila Anda ingin berwisata ke makam Sunan Gresik, Anda dapat pergi ke atas bukit di selatan Yogyakarta, tepatnya di daerah Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul. Untuk sampai kesana Anda perlu menaiki anak tangga yang cukup banyak. Karena itu stamina tubuh perlu Anda siapkan dengan matang agar tidak tepar ditengah jalan.

Tempat makam ini cukup dekat dengan pantai Parangtritis. Karena itu setelah capek menaiki anak tangga dan berziarah, semua akan terbayarkan dengan menikmati panorama alam khas pantai yang menyejukkan.

3. Makam Wotgaleh

Makam satu ini berlokasi di sebuah daerah mungil, tepatnya di Kelurahan Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Sleman Yogyakarta. Makam ini ialah tempat makamnya Pangeran Purubaya, yang mana beliau ialah putra Panembahan Senopati agung yang terkenal akan kesaktiannya. Tidak sedikit yang mengenalnya sebagai Joko Umbaran.

Saking saktinya, ada kepercayaan yang senantiasa dijaga oleh masyarakat sekitar. Kepercayaan bahwa apapun yang melintas di atas kompleks pemakaman akan jatuh tanpa sebab yang masuk akal. Hal ini berdasarkan seringnya para penjaga makam menemukan bangkai burung serta kelelawar di sekitar kompleks.

Karena kepercayaan tersebut, bahkan pesawat pun dilarang untuk melintas di atas kompleks pemakaman karena menghindari supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka jangan heran bila ketika Anda memasuki kompleks pemakaman ini akan cenderung sunyi tenang dan tidak berisik.

4. Kompleks Makam Dongkelan

Tempat ziarah rekomended di Jogja berikutnya ialah Makam Dongkelan. Makam satu ini terletak di Kelurahan Tirtomolo, Kecamatan Kasihan, Bantul Yogyakarta. Atau lebih tepatnya di sebelah Masjid Pathok Negara Dongkelan Kauman. Perlu Anda ketahui kompleks Makam Dongkelan berisikan makam orang-orang hebat dan luar biasa pada masanya.

Berbagai orang besar, kiai dan orang-orang shalih dimakamkan di kompleks pemakaman ini. Adapun makam yang tak pernah sepi pengunjung alias selalu diziarahi ialah makam kiai tersohor pendiri pondok islam tertua di Jogja yaitu KH. M. Munawwir alias Mbah Munawwir. Pada masa penjajahan Belanda beliau lah salah satu tonggak yang memperjuangkan islam di Jogja ini.

Kompleks makam Dongkelan menjadi pilihan tepat wisata ziarah. Sumber: https://www.reservasiku.com
Kompleks makam Dongkelan menjadi pilihan tepat wisata ziarah. Sumber: https://www.reservasiku.com

Tidak hanya KH Munawwir, beberapa kiai lain juga turut dimakamkan di Makam Dongkelan seperti Kiai Syihabuddin. Maka bagi Anda yang menginginkan berwisata di tempat islami, Makam Dongkelan bisa menjadi solusi.

5. Astana Girigondo

Berikutnya ada Astana Girigondo. Tempat ini ialah tempat persemayaman Adipati Pakualaman beserta kerabatnya. Terletak di atas perbukitan Menoreh, tepatnya di Kecamatan temon, Kabupaten Kulonprogo. Perlu Anda ketahui Astana Girigondo dibangun oleh Paku Alam V di tahun 1900.

Akhir kata, itulah 5 tempat wisata ziarah di Jogja yang dapat Anda kunjungi. Jangan lupa membeli kenang-kenangan khas Jogja berupa souvenir kerajinan kayu untuk sanak saudara Anda bisa juga membaca artikel kami lainnya tentang kebun buah Mangunan dan kaos khas Jogja.  Semoga bermanfaat, sampai jumpa.

Tinggalkan Balasan