Masjid Gedhe Mataram, Wisata Sejarah Dan Religi Di Jogja

Siapa yang tidak kenal dengan kota Jogja? Kota pendidikan ini sekarang telah berevolusi dengan berbagai macam julukan. Ada yang menyebutnya kota gudeg, kota wisata bahkan sampai dengan kota seajarah. Sehingga bagi siapapun yang pernah berkunjung ke kota yang satu ini pasti ada rasa ingin kembali.

Berkaitan dengan kota sejarah, tentunya kota Jogja memilik segudang tempat sejarah yang patut untuk dieksplor. Akan rugi jika anda hanya bersinggah pada salah satu destinasi wisata sejarah saja, sebaiknya anda mengunjungi beberapa tempat seperti alun-alun dan keraton Jogja, meseum benteng Vredeberg atau masjid-masjid kuno.

Selain ada destinasi wisata religi di Masjid Gedhe Kauman Jogja, kota tersebut memiliki masjid gedhe lain yang bahkan masjid tertua disana. Masjid yang berada di  Kotagedhe Jogja itu dikenal dengan nama Masjid Gedhe Mataram, yang letaknya berada di selatan pasar.

Masjid Gedhe Mataram destinasi yang sebaiknya anda kunjungi, sumber : id.wikipedia.org

Sejarah Masjid

Masjid Gedhe Mataram memiliki sejarah yang panjang terlebih dalam kaitannya dengan berdirinya kerajaan Mataram Islam di tanah Jawa. Lebih tepatnya Masjid Gedhe Mataram atau yang juga dikenal dengan Masjid Agung Kotagedhe ini berdiri pada abad ke-16 Masehi melalui Ki Ageng Pemanahan.

Ketika Ki Ageng Pemanahan pertama kali mendatangi tempat tersebut kondisinya masih dipenuhi dengan hutan lebat. Hutan yang di kalangan masyarakat Kotagedhe menyimpan mitos itu kemudian dikenal dengan nama Alas Mentaok. Ketika beliau selesai melakukan proses babat alas, beliau berkeinginan untuk membuat tempat ibadah.

Pada awalnya Masjid Gedhe Mataram merupakan sebuah langgar. Bangunan bertransformasi menjadi masjid yang megah dan kokoh stelah dilakukan pembaharuan oleh putra Ki Ageng Pemanahan yaitu Panembahan Senopati.

Bangunan selain besar dan koko juga syarat dengan akulturasi dengan agama hindhu. Hal tersebut merupakan cara yang dilakukan oleh para raja untuk menarik simpati rakyatnya yang masih beragama hindhu untuk masuk ke agama islam.

Baca Juga : Menikmati Kesegaran Dan Keindahan Bukit Pethu Di Jogja

Sebuah cara yang berdakwah yang meniru pendahulunya yaitu walisongso. Mereka tidak pernah melakukan kekerasan di dalam mengembangkan agama islam. Sehingga tidak heran ketika mereka menggunakan bedug, wayang dang sebagainya. Dan islam pun masuk ke tanah Jawa dengan penuh perdamaian.

Suasana disekitar masjid begitu teduh dan menenangkan. Ada pohon sawo yang melambangkan simbol pesartuan kaum muslimin. Sawo diambil dari kata bahasa arab “sawwu sufuufakum” yang artinya rapatkanlah shaff kalian sebagaimana dalam shalat. Sehingga corak masjid-masjid jaman dahulu biasanya memiliki pohon sawo didepannya.

Selain itu disisi barat masjid ada makam keluarga kerajaan. Model makam yang berada di barat masjid melambangkan bahwa ketika kita melaksanakan shalat di masjid tersebut bisa mengingat mati. Harapannya semakin meningkatkan ghairah ibadah.

Pada sisi selatan makam terdapat dua sendhang ( tempat mandi), antara laki-laki dan perempaun terpisah. Air pada kedua pemandian tersebut selalu jernih dan tidak pernah surut. Sehingga bagi wasatawan yang berkunjung bisa menikmati segarnya air pemandian dan melihat ikan-ikan di dalamnya.

Pada mulanya sentra atau pusat kepemimpinan kerajaan Mataram Islam ada di tempat ini. Namun seiringnya waktu pusat kepemimpinan dipindahkan ke keraton Jogja yang saat ini masih berdiri. Sehingga di pemakaman masjid selain adanya makam Ki Ageng Pemanahan dan Panembahan Senopati juga terdapat makam Sri Sultan Hamengkubuwono II. Dan ada juga makam Ki Seda Krapyak ayahanda dari raja kerajaan Mataram Islam terakhir.

Model bangunan gaya lama pada Masjid Gedhe Mataram memiliki kesan yang nyaman dan penuh kedamaian. Sehingga tidak heran jika banyak para pemiliki jasa kontraktor yang mencontoh desain bangunan lama sebagai proyek kerjanya, termasuk para kontraktor Jogja.

Hal Yang Bisa Dilakukan

Dan seandainya anda berkunjung ke masjid ini akan ada dua hal yang bisa dinikmati, yaitu wisata sejarah dan religi. Adapun beberapa hal yang bisa anda lakukan di masjid ini antara lain :

1. Ibadah Dan Mempelajari Masjid

Jika anda berkunjung ke masjid dan sudah memasuki waktu ibadah, anda bisa memasuki masjid tersebut. Karena jika tidak dalam waktu ibadah maka ruang utama akan dikunci. Dan ketika beribadah di masjid ini anda akan merasakan nuansa yang begitu tenang, sehingga khusyuk dalam ibadah shalat kemungkinan besar akan didapatkan.

Pada ruang utama masjid terdapat mimbar peninggalan masa lalu sebagaimana pada masjid kuno miliki kerajaan pada umumnya. Dan setiap komponen penyangga bangunan masjid syarat dengan desain bangunan lama. Anda bisa mendalaminya baik dengan bertanya pada takmir atau juru kunci dan juga bisa mengumpulkan informasi melalui internet.

Foto Mimbar di dalam masjid, sumber : idntimes.com

Akan ada banyak ulasan yang telah dituliskan oleh para penulis website. Dan jika anda juga ingin mengabadikan informasi yang telah terkumpul anda juga bisa menghubungi para pemilik jasa pembuatan website. Selain ilmu tersimpan dengan baik tentunya akan bermanfaat bagi orang lain.

2. Belajar Sejarah

Di bagian jalan menuju makam ada para juru kunci yang telah menyiapkan segalanya berkaitan dengan Masjid Gedhe Mataram. Anda bisa menannyakan kepada mereka berkaitan dengan sejarahnya. Disana juga ada beberapa dokumen yang menjelaskan peristiwa di masa lalu.

Namun bagi anda yang ingin memasuki area makam untuk berziarah, ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah setiap orang yang ingin memasuki makam harus dengan busana jawa. Busana jawa juga bisa anda dapatkan pada juru kunci.

3. Melakukan Foto-Foto

Hal lain yang sebaiknya tidak dilewatkan adalah mengabadikan momen perjalanan dengan berfoto. Corak bangunan lama yang masih sangat kendal akan menambah indahnya foto yang dihasilkan.

Bahkan ada sebagian orang yang menggunakan tempat ini sebagai foto wedding mereka. Ada bagian-bagian tertentu yang sering digunakan seperti pintu-pintu penghubung satu tempat ke tempat lain. Hal tersebut karena pintu disana memiliki simbol-simbol menarik khas pahatan Jawa.

Nah itulah sedikit hal berkaitan dengan Masjid Gedhe Mataram. Jika anda berkeinginan untuk mengunjunginya maka kami siap membantu. Tinggal hubungi nomor yang tertera pada website kami maka otomatis akan terhubung dengan admin. Selamat liburan!!!

Tinggalkan Balasan